Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

53. St. Yohanes I (523-526)

Yohanes lahir dai Tuscan. Sebelum dipilih menjadi paus dia melayani umat Roma sebagai diakon agung. Dia dipilih menjadi paus pada 13 Agustus 523. Masa kepausannya diisi dengan berbagi tindakan untuk membela kebenaran agama di hadapan para penganut bidah Arianisme. Di kalangan umat dia dikenal sebagai seorang paus yang ramah. Ia menjalin hubungan baik dengan Teodorikus, raja Ostrogotik dari Italia tetapi segera berubah menjadi permusuhan karena dia tidak membela kepentingan Teodorikus penganut Arianisme itu. Untuk memperbaiki posisi mereka, Teodorikus mendesak Paus Yohanes untuk memimpin sebuah delegasi menghadap kaisar. Misi ini tidak seluruhnya tercapai seperti yang dikehendaki Teodorikus. Dalam kunjungannya ke Konstantinopel, Paus Yohanes bersama delegasinya diterima dengan senang hati oleh Yustinus, Patriark Timur bersama umatnya. Bahkan di sana Yohanes diperkenankan merayakan Paskah.

Selama beberapa waktu Teodorikus menaruh curiga kepada Paus Yohanes bahwa Yohanes telah mengadakan persengkongkolan untuk mengembalikan lagi kuasa Kaisar Byzantium di Italia. Keberhasilan Paus Yohanes dalam kunjungannya ke Konstantinopel, Paus Yohanes bersama delegasinya diterima dengan senang hati oleh Yustinus, Patriark Timur bersama umatnya. Bahkan di sana Yohanes diperkenankan merayakan Paskah.

Selama beberapa waktu Teodorikus menaruh curiga kepada Paus Yohanes bahwa Yohanes telah mengadakan persengkongkolan untuk mengembalikan lagi kuasa Kaisar Byzantium di Italia. Keberhasilan Paus Yohanes dalam kunjungannya ke Konstantinopel dilihatnya sebagai suatu perlawanan terhadap dirinya. Oleh karena itu sekembalinya delegasi itu ke Revanna, Paus Yohanes ditangkap dan dipenjarakan di Revenna. Ia disiksa hingga wafat pada 18 Mei 526. Jenasahnya dibawa ke Roma untuk dimakamkan di Basilika Santo Petrus. Dia dinyatakan sebagai martir.